arebi-a-1024x687
Asosiasi Real Estate Broker Indonesia – AREBI digagas oleh Drs. Ferry Sonneville, berangkat dari kesadaran akan kebutuhan akan informasi mengenai pemasaran properti.

Rapat perdana pembentukan Asosiasi diadakan pada tahun 1989 oleh para pemrakarsa: Ferry Sonneville, Frans Mardi, Santoso Sutrisno, Cynthia G Sonneville, Ir. Sulistiyo Sidarto Mulyo, dan Pinky Elka Pangestu,

AREBI didirikan secara aklamasi oleh para pendiri: Drs. Ferry Sonneville, Moh. S. Hidayat, Drs. Enggartiasto Lukita, Budiarsa Sastrawinata, Ir. Sulistiyo Sidarto Mulyo, Velly Theisa, Frans Mardi, Tommy Sunyoto, Inca W. Sianipar, dan Cynthia G Sonneville dengan menandatangani Nota Kesepakatan pada tanggal 7 Oktober 1992

Peresmian pendirian AREBI diadakan di Sahid Jaya Hotel, yang dikukuhkan pada tanggal 17 November 1992 oleh Menteri Perumahan Rakyat Ir. Siswono Yudohusodo, sekaligus pembentukan Pengurus Sementara AREBI yang terdiri dari ; Cyinthia G Sonneville sebagai Ketua Umum, dibantu oleh Frans Mardi dan Tirta Setiawan, serta didukung oleh beberapa pengurus REI yaitu Agusman Effendi

MUNAS I AREBI 13 Mei 1994 telah beranggotakan 100 orang (Penyusunan program kerja dan penyusunan AD/ART AREBI), fokus dari kepengurusan ini lebih kepada sosialisasi AREBI, mendata dan merekrut para pengusaha broker properti menjadi anggota AREBI.

MUNAS II AREBI 22 November 1997, Legalitas AREBI telah diupayakan dengan mengukuhkan AD/ART AREBI melalui Notaris.

Training Sertifikasi yang sudah dimulai tahun 1996 dilanjutkan hingga angkatan ketiga bekerjasama dengan LPPM. Untuk mengembangkan organisasi mulailah dibentuk DPD AREBI Jawa Timur serta menjalin kerjasama dengan REI, GAPPI, MAPPI, LPPM, NAR (Amerika), REIWA (Australia), FIABCI, dan IEA ( Singapore ).

MUNAS III AREBI 25-26 Juni 2000, Pada periode ini Dewan Kode Etik dibentuk diketuai oleh Handoko Wignyowargo, dan tahun 2002 mulai mengadakan training sertifikasi bekerjasama dengan Departemen Perdagangan, serta diadakan penyempurnaan AD/ART AREBI melalui MUNASLUB AREBI pada tanggal 3 Juni 2003.

MUNAS IV AREBI 2006 training sertifikasi terus berlanjut dengan fokus kegiatan memperbanyak DPD – DPD AREBI antara lain ; Sumatera Utara, Jawa Tengah, Yogyakarta, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Pada tanggal 21 Agustus Pemerintah mengeluarkan Surat Keputusan melalui Departemen Perdagangan Nomor : 33/M-DAG/PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

MUNAS V AREBI 2009 penyelenggaraan RAKERNAS AREBI dan The Biggest Real Estate Summit diadakan secara rutin setiap tahun, serta Training Sertifikasi dan pembinaan kepada DPD – DPD lebih digiatkan.

MUNAS VI AREBI 6 Juni 2013, prioritas kerja antara lain; koordinasi dengan BKPM untuk pengurusan SIUP4; menuntaskan Rancangan Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) untuk membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Broker Properti; menyusun dan menyempurnakan beberapa Kaidah Tata Laku Profesi (standard kerja); menyusun Sejarah AREBI; mengurus legalitas AREBI dengan mengukuhkan kembali AD/ART AREBI di Notaris sekaligus mendaftarkan AREBI ke Kementerian Hukum dan Ham; mendaftarkan logo AREBI ke Dirjen HKI ( Hak Kekayaan Intelektual); memperluas jaringan AREBI dengan membentuk DPD-DPD antara lain : Bali, Kepri, Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan, serta mengaktifkan kembali DPD Jawa Tengah.

RAKERNAS 2013, penyusunana sejarah dengan kesimpulan hari lahirnya Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) adalah tanggal 17 November 1992. Penetapan ini didasari atas fakta otentik tanggal pengukuhan Pendirian AREBI oleh MENPERA RI.

Pada November 2015 AREBI telah memiliki 9 DPD AREBI tingkat Provinsi yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kepri, Bali dan Sulawesi dengan total anggota AREBI aktif 717 kantor Pengusaha Properti dan telah mengadakan training sertifikasi hingga 44 angkatan.

MUNAS AREBI VII diselenggarakan pada tanggal 10 Juni 2015 – Peluncuran Buku Sejarah dan Directory Asosiasi Real Estate Broker Indonesia edisi 2015

14 April 2015 AREBI telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi Broker Properti Indonesia (LSP BPI) dan resmi memulai operasionalnya pada tanggal 10 November 2015.

Ketua dan Sekretaris Jendral AREBI
Periode 1994 – 1997 : Ketua Umum : Cynthia G Sonneville; Sekretaris Jenderal Indri Gesa
Periode1997 – 2000 : Ketua Umum: Cynthia G Sonneville; Sekretaris Jenderal Tirta Setiawan
Periode 2000 – 2003 : Ketua Umum: Tirta Setiawan; Sekretaris Jendral :Handoko Wignyowargo; Dewan Kehormatan: Cynthia G Sonneville
Periode 2006 – 2009: Ketua Umum: Tirta Setiawan; Sekretaris Jendral: Darmadi Darmawangsa; Dewan Kehormatan: Cynthia G Sonneville
Periode 2009 – 2012: Ketua Umum: Darmadi Darmawangsa; Sekretaris Jendral: Hartono; Dewan Kehormatan: Cynthia G Sonneville dan Tirta Setiawan
Periode 2012 – 2015: Ketua Umum: Darmadi Darmawangsa; Sekretaris Jendral: Hartono Sarwono; Dewan Kehormatan: Cynthia G Sonneville dan Tirta Setiawan
6 Juni 2012: Terbentuk Panitia Ad Hoc bertugas meneruskan dan menyelesaikan pembahasan AD/ART AREBI. Tim Ad Hoc terdiri dari Ketua Alex Wilando, Wakil Ketua Marchelino Palit, Sekretaris Agung Putri, Anggota: Hartono Sarwono, Widiyanto, Yunior Liu, Paulus Kusumo, Jimmy Handoko, Nurul Yaqin, dan Tritan Saputra
Periode 2015-2018: Ketua Umum: Hartono Sarwono; Sekretaris Jendral: Jimmy Handoko.